Kepatuhan Ibu dalam Kegiatan Pos Gizi dengan Ketepatan Pemberian Makan dan Kecukupan Asupan Energi pada Balita

  • Erina Masri Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Perintis Indonesia
  • Surya Nengsih Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Perintis Indonesia
  • Widia Dara Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Perintis Indonesia
Keywords: pos gizi, pemberian makan, asupan energi, energy intake, feeding, nutrition post

Abstract

Masalah gizi kurang pada  balita  berdampak pada kualitas  sumber  daya  manusia di masa yang akan da. Kegiatan Pos Gizi merupakan salah satu upaya dalam penanganan masalah gizi kurang pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu mengikuti kegiatan pos gizi dengan praktek pemberian makan dan kecukupan asupan energi pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Ujung Gading. Penelitian dilakukan dengan disain Cross Sectional Study. Responden penelitian adalah ibu balita gizi kurang yang terdaftar sebagai peserta pos gizi di Wilayah Kerja Puskesmas Ujung Gading. Instrumen yang digunakan kuesioner keaktifan pos gizi, formulir SQ FFQ dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercyaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan  ibu yang patuh mengikuti kegiatan Pos Gizi berupa penyuluhan 67,5% dan demo masak 65%. Praktek pemberian makan yang baik 60%, asupan energi cukup  52,5%. Kepatuhan ibu mengikuti Pos Gizi berupa penyuluhan berhubungan dengan praktek pemberian makan (p<0,05). Tidak ada hubungan kepatuhan ibu mengikuti Pos Gizi berupa demo masak dengan praktek pemberian makan (p>0,05). Ada hubungan praktek pemberian makan dengan asupan energi (p<0,05). Ibu yang patuh mengikuti kegiatan penyuluhan pada Pos Gizi berhubungan dengan ketepatan pemberian makan pada balita. Praktek pemberian makan berhubungan dengan kecukupan asupan energi pada balita

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsir, S. (2014). Prinsip ilmu Dasar Gizi. Jakarta: Gramedia.

Aulia. Ni’matu. (2011). Penilaian Kebermanfaatan Program Pos Gizi Di Desa Pondok Jaya Kecamatan Sepatan Kabupaten Tanggerang Tahun 2011.Skripsi.Fak:Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Uin Syarif Hidayatullah Jakarta

Ayubi, Dian, Nurdianaturrahma Budi Rahayu, dan Y. (2013). Penerapan Pendekatan Positive Deviance dalam Menanggulangi Masalah Malnutrisi pada Balita Melalui Program Pos Gizi. Jurnal IKESMA, 9(1), 18–26.

Centers, B. D. (2017.). Pengaruh Pelaksanaan Program Pos Gizi Terhadap Berat Badan Dan Status Gizi Balita Di Puskesmas Sukosewu Dan Mejuwet, Kabupaten Bojonegoro Effect Of Implementation Nutrition Post Program To Weight And Nutritional Status Of Children Under.

Core, N. W. G. (2013). Positive deviance/ hearth Consultant’s Guide, Guidance For The Effetive Use Of Consultants To Start Up PD/ Heart Initiatives.

Dahlia. S. (2012). Pengetahuan Pendekatan Positive Deviance Terhadap Peningkatan Status Gizi Balita. Media Gizi Masyarakat Indonesia, 2(1), 1–5.

Dinas Kesehatan Kab. Pasaman Barat. (2019). Profil Tahunan Dinas Kesehatan Kab. Pasaman Barat.

Gizella, G., Hilmanto, D., Rachmadi, D., Husin, F., Gurnida, D., & Diah Herawati, D. M. (2017). Peranan Program Pos Gizi Melalui Pendekatan Positive Devianceterhadap Peningkatan Pengetahuan, Pola Asuh Ibu, serta Dampaknya terhadap Peningkatan Status Gizi Balita di Kota Tangerang. Jurnal Pendidikan Dan Pelayanan Kebidanan Indonesia, 3(1). https://doi.org/10.24198/ijemc.v3i1.52

Notoadmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan & Prilaku Kesehatan. In Jakarta: EGC.

Pahlevi, Andriani, E. (2014). Determinan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 122–126. https://doi.org/10.15294/kemas.v7i2.2807

Perdani, Z. P., Hasan, R., & Nurhasanah, N. (2017). Hubungan Praktik Pemberian Makan Dengan Status Gizi Anak Usia 3-5 Tahun Di Pos Gizi Desa Tegal Kunir Lor Mauk. Jurnal JKFT, 1(2), 9. https://doi.org/10.31000/jkft.v2i2.59

Puskesmas Ujung Gading Kab. Pasaman Barat. (2019). Profil Tahunan Puskesmas Ujung Gading Kab. Pasaman Barat. Kab. Pasaman Barat.

Ratri, D. K. (n.d.). 2017. Praktik baik kelompok balita makan bersama meningkatkan berat badan balita yang mengikuti Pos Gizi di Desa Oelnaineno dan Oebola, Kabupaten Kupang. Berita Kedokteran Masyarakat, 35(4), 5–6.

Riskesdas. (2018). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Rohmah, N. (2018). Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Dengan Peningkatan Berat Badan Balita Yang Mengikuti Kegiatan Pos Gizi Di Kecamatan Cempaka Putih Barat, Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(1), 46–52.

Sari, S. A., Widardo, W., & Cahyanto, E. B. (2019). Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pola Makan Balita Di Desa Sambirejo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi. Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 7(1), 1. https://doi.org/10.20961/placentum.v7i1.25684

Sari, Suci Arsita, Widardo, E. B. C. (2019). Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pola Makan Balita Di Desa Sambirejo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi. Placentum Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 7(1)(ISSN 2303-3746, e ISSN 2620-9969).

Sugianti, E. (2020). Evaluasi Program Perbaikan Gizi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dalam Pos Gizi di Kabupaten Bojonegoro. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 14(2), 113–128. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v14i2.355

Trijanti, P. (2014). Pengaruh pola asuh ibu balita di pos gizi dan non pos gizi terhadap status gizi balita (melalui pendekatan positive deviance). Thesis Magister Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga.

Yudhawati, R. M., Muwakhidah, S. K. M., & Fitriana Mustikaningrum, S. G. (2016). Pengaruh Pos Gizi Terhadap Pengetahuan Dan Pola Asuh Ibu Balita Di Wilayah Puskesmas Kwadungan Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Published
2021-12-31
How to Cite
Masri, E., Nengsih, S., & Dara, W. (2021). Kepatuhan Ibu dalam Kegiatan Pos Gizi dengan Ketepatan Pemberian Makan dan Kecukupan Asupan Energi pada Balita. JURNAL KESEHATAN PERINTIS, 8(2), 166-174. https://doi.org/10.33653/jkp.v8i2.657