Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Penerapan Germas pada Masyarakat

  • Lilisa Murni STIKes Perintis Padang
Keywords: Germas, Motivasi, Pengetahuan, Motivation, knowledge

Abstract

Germas sebagai tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan dari dalam keluarga oleh           masyarakat dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk berperilaku sehat guna meningkatkan kualitas hidup. Pada kenyataannya masih banyak masyarakat  yang belum                berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Hal ini diduga kurangnya sosialisasi dan informasi tentang  Germas serta manfaatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi dengan penerapan germas pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2018. Metode: Desain              penelitian adalah desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, yang dilaksanakan di wilayah  Puskesmas Mandiangin pada tahun 2018. Populasi penelitian ini adalah 98 orang. Teknik pengambilan sampel adalah multistage random sampling. Hasil: analisisunivariat diperoleh 59,2% responden  memiliki pengetahuan tinggi dalam penerapan germas, 57,1% responden memiliki motivasi tinggi serta  53,1% orang yang melakukan germas. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan penerapan germas p value = 0,000 dengan OR 21,722. Ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan implementasi program germas dengan nilai p = 0,018 dengan nilai OR 2,925. Kesimpulan : ada hubungan pengetahuan dan motivasi dengan penerapan germas pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin kota bukittinggi tahun 2018. Saran  untuk Dinas kesehatan agar lebih meningkatkan upaya promosi kesehatan kepada masyarakat tentang implementasi germas untuk dapat meningkatkan status kesehatan masyarakat.

References

Kharfin Khafandi (2015). Kesehatan Http://pusatonlinenews/diakses2015/12 blogspot.com pengertian-kesehatan-menurut-who
Dr.muliadiwijaya(2011). Penyakit tidak menular dan penyakit menular Http:/www.infodokterku.com/diakses28/6/2011
Eka (2015) hubungan antara pengetahua, sikap, dan motivasi dengan pemberantasan sarang nyamuk di desa kudu baki sukoharjo
Ichwan (2014).Perkembangan penyakit tidak menular dan penyakit menular
Di Indonesia http://www.kompasiana.com/iwant197
Tempo (2017).Penyakit tidak menulardan penyakit menular angka kematian http:/gaya.tempo.co/read/880301
Riskesdas (2013).Jumlah penyakit tidak dan penyakit menular. Sumatera Barat
Institusi kesehatan(2012) http:/puskesmasbatuputihberau/promkes/infokesehatan/phbs
Depkes (2016).Asosiasi pemerintah kabupaten seluruh indonesia mencegah penyakit http:www.depkes.go.id./article/print/1608090002/diakses/08/08/2016
Menkes (2016).Mari Bersama Suskseskan Germas Dan Keluarga Sehat http:/.depkes.go.id/articel/view/1604400003/menkes
Notoatmodjo, S. (2010).Perilaku kesehatan.jakarta:Rineka Cipta
Notoatmodjo, S. (2010).perilaku kesehatan.jakarta:Rineka Cipta
Ningrum (2014) hubungan motivasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kebiasaan Buang Air Besar (Bab) sembarangan di Dukuh Krajan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus
Mahfudhah hubungan pengetahuan, sikap, dan pekerjaan ibu dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di Desa Reukih Dayah Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar
Puskesmas mandiangin. (2017), laporan jumlah RT yang melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat(PHBS). Kota Bukittinggi
Kemenkes (2016). Buku panduan germas https:/germaskemenkesri
Syafni meilisa, ari pristiana dewi, dan darwin karim (2007), penerapan program perilaku hidup bersih dan sehat ditatanan rumah tangga
Published
2020-06-29
How to Cite
Murni, L. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Penerapan Germas pada Masyarakat. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 3(1), 155. Retrieved from https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/583

Most read articles by the same author(s)